Pengertian sederhana dari
interval adalah dua atau lebih nada yang dibunyikan secara bersama sama. Misalnya
bunyi nada do ( C ) dan re ( D )
dibunyikan bersama, maka akan terjadi perpaduan suara ( interval ). Interval
ada yang terdengar serasi atau indah dan ada yang tidak. Interval yang serasi
menjadi dasar terbentuknya accord atau chord.
Interval diberi nama menurut hitungan urutan nama nadanya. Contoh, misalnya
nada do (C ) dan re (D ) diberi nama ‘interval 2 ‘, nada do ( C ) dan mi ( E )
diberi nama interval 3, C + D = interval 2; C + E =
interval 3 ; C + F interval 4, dst ).
Mudah kan ?
C D E F G A B C’
1 2 3 4 5 6 7 1’
Demikian juga
apabila kita memulainya dari nada yang bukan C , maka pemberian nama interval
tersebut dihitung dari mana nada itu dimulai, contoh misalnya nada D + F , maka
dihitungnya mulai D E F, interval tersebut namanya interval 3, misal lagi nada
E + A, maka dihitungnya mulai E F G A, namanya interval 4. Interval mana saja
yang menghasikan nada serasi ? anda bisa mencoba sendiri dengan gitar anda
sendiri atau dengan alat musik lain. Bagaimana dengan interval 1 ( satu ),
apakah ada ? , jawabnya ‘ada’, misalnya nada C dipadukan dengan nada C pula,
nada D dipadukan dengan nada D pula, interval ini dinamakan UNISONO ( suaranya
menyatu ). Bagaimana dengan interval 8 ( misalnya C dipadukan dengan C’),
apakah juga unisono ? , jawabnya ‘bukan’, C + C’ atau D + D’ atau E + E’ dst,
dinamakan interval OKTAF.
No comments:
Post a Comment